Latar Belakang Riset & Landasan Ilmiah

Mendukung Kesehatan Reproduksi & Keselamatan Kerja Pekerja Wanita Indonesia

Sehati lahir dari studi lapangan mendalam mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja wanita industri manufaktur tekstil dan garmen di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengapa Sehati Hadir?

Menjawab Tantangan Nyata Buruh Pabrik Garmen

Sektor industri garmen menyerap mayoritas tenaga kerja wanita yang setiap harinya menghadapi tantangan fisik ganda: posisi duduk membungkuk berjam-jam saat mengoperasikan mesin jahit, paparan debu serat kain (*byssinosis*), kebisingan ruang produksi, serta tanggung jawab domestik keluarga.

Isu sensitif seperti nyeri haid (*dismenore*), keputihan patologis, infeksi saluran kemih (ISK) akibat minimnya waktu ke toilet, hingga keterlambatan skrining kanker leher rahim sering kali tidak tersampaikan karena rasa canggung atau minimnya kanal komunikasi yang terpercaya.

Sehati hadir menjembatani pekerja, tenaga kesehatan faskes kerja, dan manajemen perusahaan dalam ekosistem K3 yang manusiawi, menghormati etika kerahasiaan medis, dan mengoptimalkan produktivitas bersama.

Pemeriksaan dan pendampingan kesehatan kerja ramah wanita
78%
Prevalensi Dismenore
Pekerja wanita mengalami nyeri haid yang berpotensi menurunkan produktivitas jika tidak didampingi.
62%
Risiko Infeksi Saluran Kemih
Disebabkan kebiasaan menahan buang air kecil demi mengejar target ban berjalan di pabrik.
8 Jam+
Beban Postural Statis
Posisi duduk membungkuk saat menjahit memicu kelelahan leher, bahu, dan punggung bawah.
Pasal 81
Payung Hukum Cuti Haid
UU No. 13/2003 menjamin hak istirahat 2 hari bagi buruh wanita yang merasakan sakit menstruasi.
*Sumber data acuan: Studi Pendahuluan Promosi K3 Sektor Manufaktur Tekstil D.I. Yogyakarta (2024) serta pedoman klinis Kementerian Kesehatan RI.
Etika & Komitmen

Empat Prinsip Integritas Sehati

Panduan moral dan teknis yang menjaga keselamatan data serta kenyamanan setiap pengguna.

Kerahasiaan Medis Mutlak

Data siklus haid, stres, dan catatan klinis tidak pernah diekspos ke pihak HR atau pihak ketiga. Hanya tenaga kesehatan resmi yang berizin yang dapat melihat rekam medis Anda.

Kajian Ilmiah RE-AIM Teruji

Seluruh materi edukasi dan kuesioner evaluasi program dievaluasi menggunakan kerangka ilmiah RE-AIM (*Reach, Efficacy, Adoption, Implementation, Maintenance*).

Pendekatan K3 Humanis

Menolak pemeringkatan atau sistem kompetisi kerja berbasis data biologis. Kesehatan reproduksi wanita diakui dan dilindungi sebagai hak asasi pekerja.

Inklusivitas & Bahasa Santun

Aplikasi dirancang ringan, mudah dipahami dengan 100% Bahasa Indonesia baku yang santun dan bebas stigma, optimal di seluruh tipe smartphone.

Kemitraan Terbuka

Tertarik Mengimplementasikan Sehati di Pabrik Anda?

Kami siap berkolaborasi dengan serikat pekerja, pengelola pabrik garmen, dan dinas tenaga kerja.